Kevin Sanjaya Dan Markus Gideon Penerus Ricky Subagdja Rexy Mainaky

Ricky Rexy atau duet minion pilihanya begitu sulit terutama bagi orang – orang yang pernah melihat sejarah. Ini menjadi sebuah pilihan yang sangat sulit, karena era dua pasangan tersebut tercipta di waktu yang berbeda.

Namun berikut fakta yang terjadi setelah kemenangan all England di tahun 2018 ini. Tahun ini menjadi tahun kedua kemenangan all England yang telah didapatkan oleh Pasangan minion. Pasangan minion menjadi albel bagi mereka karena keduanya sama pendek. Julukan tersebut nampaknya juga tepat apabila sudah dihubungkan dengan mereka yang tengil.

Aksi tengil pasangan Kevin Sanjaya dan Markus Gideon terekam oleh beberrapa kamera. Mere berdua memang sangat tengil dengan keadaan tersebut. Meskipun ketengilan mereka tidak bisa dirubah namun mereka menimpal dengan prestasi.

Prestasi mereka sudah sangat jelas, juara All England berturut – turut. Ini menjadi rekor yang tidak ada selama 22 tahun lalu terpecahkan. Rekor yang sebelumnya dibuat oleh pasangan Ricky Rexy. Ada beberapa fakta yang perlu untuk anda ketahui. Berikut fakta- fakta tentang mereka.

  1. Gelar keenamunutk enam tournament berturut – turut
  2. Tak terkalahkan di 19 pertandingan berturut – turut
  3. Memecahkan rekor selama 22 tahun yang pernah dilakukan seniornya Ricky Rexy
  4. 000 poin BWF merupakan pertama kali terjadi di BWF

 

Perjalanan Ganda putera Indonesia ini termasuk ke dalam perjuangan yang sangat sulit. Bahkan di semifinal pun sempat terjegal karena keputusan wasit yang tidak berlaku adil. Namun halangan tersebut teratasi dengan mental yang sangat kuat mereka mencoba untuk memberikan yang terbaik sehingga keputusan wasit seolah menjadi hal yang terlewat begitu saja.

Gimmick mereka dalam pertandingan juga sangat menarik untuk dilihat. Mereka berdua seperti sedang sombong seperti dua minion yang berbicara nyaring menggemaskan dan mengasikan kala dilihat. Duet yang indah bagi anda para penggemar bulutangkis Indonesia yang telah menanti lama Indonesia mengaung di kancah internasional terbesar selain olimpiade.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *