PLTA Kayan Siap Dibangun, Begini Kira-kira Komponennya

Indonesia andalkan PLTA Kayan sebagai alternatif energi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kalimantan.

Di bidang energi, belum ada terobosan yang benar-benar mampu menggantikan bahan bakar fosil. Meski belum ditemukan, penggunaan PLTA sebagai sumber energi patut diapresiasi. Pasalnya, PLTA jadi pembangkit paling ramah lingkungan dan menguntungkan. Bahkan Indonesia mulai memperhitungkan penggunaan pembangkit listrik tenaga air, salah satu bentuk komitmennya adalah dengan membangun PLTA Kayan.

PLTA Kayan dibangun di Bulungan, Kalimantan Utara. Rencananya, PLTA tersebut akan membantu memasok kebutuhan listrik di seluruh kawasan Kalimantan.

Komponen PLTA Kayan

Salah satu komponen PLTA Kayan adalah berupa generator (id.wikipedia.org)

Secara sederhana, PLTA dapat dipahami sebagai pembangkit listrik yang memanfaatkan gaya jatuh air di suatu bendungan, sungai, dan semacamnya. Kunci dari PLTA adalah tentang bagaimana memanfaatkan air menjadi listrik. Berikut ini beberapa komponen singkat PLTA.

  1. Harus ada penampungan air atau waduk. Pembangunan waduk harus sesuai dengan kebutuhan PLTA. Biasanya, waduk dibangun lebih tinggi dari turbin dan generator. Waduk ini yang akan mengatur jumlah air ke turbin.
  2. Dalam waduk terdapat pintu masuk air atau intake. Bagian ini merupakan bagian di mana tempat air dari penampungan masuk ke sistem PLTA.
  3. Katup pengaman. Katup ini berfungsi untuk mengatur aliran air yang masuk.
  4. Pipa antara tandon. Pipa ini berfungsi mengatur debit air sebelum masuk ke penstock atau headrace tunel.
  5. Surge tank yang berfungsi untuk mengamankan tekanan air.
  6. Penstock atau pipa pesat. Pipa ini berfungsi untuk mengalirkan air ke dalam turbin sehingga dapat membuat tekanan hidrolis yang besar. Tekanan hidrolis akan membuat turbin bergerak.
  7. Main stop valve adalah katup pengatur turbin.
  8. Turbin. Komponen ini jadi komponen inti, berfungsi mengubah energi air menjadi energi mekanik yang kemudian menghasilkan arus listrik.
  9. Generator. Generator merupakan alat yang menciptakan listrik. Generator tersambung dengan turbin. Jika turbin berputar, maka generator akan berputar. Kumparan magnet yang berputar dalam generator akan menghasilkan energi listrik.
  10. Main transformer, merupakan alat untuk mentransfer energi listrik (antara 2 sirkuit dengan induksi elektromagnetik).
  11. Transmision line adalah alatĀ untuk menyalurkan listrik ke konsumen. Penyaluran dapat ke rumah tangga atau kebutuhan industri.

Terkait pembangunan PLTA Kayan, nantinya akan dilakukan secara bertahap, lebih tepatnya melalui lima tahap. Tahapan tersebut didasarkan pada lima buah unit bendungan yang ada di PLTA Kayan. Masing-masing bendungan memiliki kapasitas listrik yang berbeda-beda. Secara akumulatif, kelima unit bendungan mampu menghasilkan kurang lebih 9.000 MW. Dengan kapasitas listrik sebesar itu, pengelola PLTA Kayan optimis bahwa mereka mampu mengekspor listrik ke negara Malaysia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *