Category Archives: Berita Terbaru

Angkutan Batu Bara: Larangan Penggunaan Jalan Umum di Sumsel Mulai 1 Januari 2026

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menegaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, angkutan batu bara tidak lagi diperbolehkan melalui jalan umum di wilayah tersebut. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil untuk mengatasi kemacetan dan pencemaran udara yang ditimbulkan oleh angkutan batu bara, yang sebagian besar melibatkan 22 perusahaan yang masih menggunakan jalan umum.

Menurut Deru, meskipun 60 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) beroperasi di Sumsel, sekitar 22 perusahaan masih melintas di ruas jalan umum, yang menyebabkan kemacetan parah di daerah seperti Kota Lahat hingga Tanjung Jambu, Kabupaten Lahat.

Lebih dari 50% dari perusahaan tersebut berkontribusi pada pencemaran udara dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tinggi.

Pembangunan Jalan Khusus untuk Angkutan Batu Bara di Sumsel

Sebagai solusi, Pemprov Sumsel mendorong pembangunan jalan khusus (hauling road) untuk angkutan batu bara. Saat ini, beberapa investor telah mulai membangun jalan tersebut, dan diperkirakan akan selesai pada 20 Januari 2026.

Salah satu jalan khusus yang sedang dibangun akan terhubung dengan jalan hauling milik PT Servo Lintas Raya (SLR) sepanjang 107 km, yang diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari angkutan batu bara terhadap infrastruktur jalan umum.

Meskipun demikian, selama proses pembangunan jalan khusus berlangsung, perusahaan yang masih menggunakan jalan umum akan diperbolehkan untuk melanjutkan operasionalnya, namun hasil produksi batu bara hanya boleh diangkut ke lokasi penyimpanan (stockpile) untuk menghindari gangguan terhadap lalu lintas umum.

Pemprov Sumsel telah mengambil langkah tegas untuk menghentikan penggunaan jalan umum bagi angkutan batu bara mulai 1 Januari 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan pencemaran udara yang diakibatkan oleh aktivitas angkutan batu bara.

Pembangunan jalan khusus untuk angkutan batu bara menjadi solusi utama yang dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas di wilayah Sumsel, serta mendorong operasional perusahaan batu bara untuk lebih ramah lingkungan.

Demikian informasi seputar kebijakan angkutan batu bara mulai 1 Januari 2026. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Investasi Peternakan di Aceh: Dukungan Pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir

Pemerintah Indonesia mendukung investasi peternakan di Aceh sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi pascabencana banjir. Fokus utama investasi ini adalah pada sektor pakan ayam dan produksi susu, yang diharapkan dapat memperkuat ketersediaan protein hewani serta membuka lapangan kerja baru di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa dukungan penuh diberikan untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan ekonomi di Aceh.

Investasi Peternakan di Aceh: Membuka Peluang Ekonomi Baru

Dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf pada Senin (22/12/25), Amran mengungkapkan bahwa investasi ini akan mencakup seluruh rantai produksi peternakan, dari hulu hingga hilir. Pemerintah berencana untuk membangun pabrik susu serta sistem produksi yang terintegrasi, yang mencakup pakan, pembibitan, dan pengolahan.

Tujuan dari langkah itu adalah untuk menjadikan Aceh sebagai wilayah yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani tanpa bergantung pada pasokan luar daerah.

Investasi peternakan di Aceh tidak hanya akan menggerakkan sektor riil, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal, yang akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Dengan adanya dukungan kebijakan, fasilitasi perizinan, dan penguatan ekosistem usaha, diharapkan investor swasta dapat beroperasi secara optimal dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Selain Aceh, konsep investasi peternakan serupa juga direncanakan untuk diperluas ke kawasan timur Indonesia, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung pemerataan pembangunan pangan dan protein di seluruh Indonesia, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Meskipun investasi ini bersumber dari sektor swasta, pemerintah tetap berperan penting dalam memberikan dukungan kebijakan dan fasilitasi agar sektor peternakan dapat berkembang dengan baik. Amran optimistis bahwa dengan dukungan pemerintah dan kerjasama pusat-daerah, Aceh dapat tumbuh menjadi daerah yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan protein.

Investasi peternakan di Aceh merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca-banjir.

Dengan fokus pada produksi pakan ayam dan susu, diharapkan sektor peternakan dapat menjadi pendorong utama dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Aceh. Selain itu, ekspansi investasi ke kawasan timur Indonesia akan memperluas dampak positif bagi seluruh sektor pangan nasional.

Demikian informasi seputar investasi peternakan di Aceh. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Kerja Sama Migas Indonesia dan Iraq: Pertamina Ambil Peran di Lapangan Minyak

Indonesia dan Irak tengah membahas langkah strategis untuk memperkuat kerja sama migas yang melibatkan PT Pertamina International EP (PIEP). Pembahasan kerja sama migas Indonesia dan Irak dilakukan melalui pertemuan antara Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Yuliot Tanjung, dengan Wakil Menteri Urusan Hulu Kementerian Minyak Irak, Basim Mohammed Kudhair, di Jakarta pada Rabu (17/12/25).

Kerja sama migas Indonesia dan Irak merupakan bagian dari komitmen pemerintah Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Irak.

“Kami ingin mempromosikan kerjasama yang berkelanjutan, tidak hanya untuk memperkuat ketahanan energi tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kedua negara melalui peningkatan kapasitas dan alih pengetahuan,” ujar Tanjung dalam pernyataannya.

Kerja Sama Migas Indonesia dan Irak: Peluang Investasi Baru di Sektor Energi

Sebagai bagian dari kerjasama ini, Pertamina International EP (PIEP) akan berperan sebagai pelaksana operasional dalam sektor hulu minyak dan gas, khususnya dalam pengembangan lapangan minyak dan gas di Irak. Hal ini juga sejalan dengan upaya Indonesia untuk mencapai cita-cita swasembada energi nasional.

Kerja sama Indonesia-Irak di sektor minyak dan gas kini sedang dipersiapkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) antar pemerintah. MoU tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari perdagangan dan investasi minyak dan gas, alih teknologi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Selain itu, kerjasama ini juga akan membuka peluang bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia untuk terlibat dalam proyek-proyek minyak dan gas di Irak.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, pembahasan juga mencakup bidang pelatihan, studi manajemen data seismik, dan pengeboran. Kedua negara berharap bahwa MoU akan membuka peluang bagi kerjasama yang lebih besar di sektor energi dalam jangka panjang.

Kerja sama migas Indonesia dan Irak menawarkan peluang besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan melibatkan Pertamina dalam pengembangan lapangan minyak dan gas, kedua negara berharap dapat mencapai hasil yang saling menguntungkan.

MoU yang sedang dibahas akan membuka jalan bagi peningkatan kapasitas, teknologi, dan partisipasi BUMN Indonesia dalam proyek-proyek migas Irak, menjadikannya kemitraan yang berkelanjutan.

Demikian informasi seputar kerja sama migas Indonesia dan Irak. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Investasi Microsoft di Sektor AI: Fokus Besar ke Pasar India dengan Dana $23 Miliar?

Microsoft terus memperkuat posisinya di dunia kecerdasan buatan (AI) dengan mengumumkan investasi besar senilai $23 miliar. Sebagian besar dana investasi Microsoft di sektor AI itu, yaitu $17,5 miliar, akan difokuskan ke India, menjadikannya investasi terbesar Microsoft di Asia.

Investasi itu bertujuan untuk membangun infrastruktur AI berskala besar di negara yang dikenal sebagai salah satu pasar digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia. CEO Microsoft, Satya Nadella mengungkapkan bahwa investasi ini akan mencakup pembangunan pusat data baru yang dijadwalkan beroperasi pada pertengahan 2026.

Dengan tambahan dana ini, Microsoft diperkirakan akan memiliki jejak cloud terbesar di India, mendukung layanan Azure, dan memberikan kapasitas komputasi AI yang lebih besar bagi pengembang, startup, dan lembaga pemerintah di negara tersebut.

Investasi Microsoft di Sektor AI untuk India dan Kanada

Namun, India bukan satu-satunya negara yang menjadi target ekspansi Microsoft. Pada hari yang sama, perusahaan ini juga mengumumkan investasi lebih dari C$7,5 miliar (sekitar $5,42 miliar) di Kanada. Total investasi di Kanada diperkirakan mencapai C$19 miliar dalam periode 2023 hingga 2027.

Microsoft akan memperluas layanan Azure Local Cloud di Kanada dan berkolaborasi dengan startup AI Kanada, Cohere, untuk menghadirkan model AI canggih ke platform Azure.

Selain itu, Microsoft juga meluncurkan Threat Intelligence Hub di Kanada, yang berfokus pada riset keamanan siber dan pengembangan AI. Investasi besar ini menunjukkan komitmen Microsoft untuk terus memperkuat kapasitas cloud dan AI secara global, bersaing dengan Amazon dan Google di pasar yang berkembang pesat.

Investasi Microsoft di sektor AI, terutama di India dan Kanada, menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperkuat infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan secara global.

Dengan tambahan dana ini, Microsoft berusaha memperluas kapasitas AI dan cloud di kawasan Asia dan Eropa, sambil tetap memimpin dalam industri teknologi global. Fokus besar ke India menegaskan potensi besar pasar digital Asia, yang terus berkembang dengan pesat.

Demikian informasi seputar investasi Microsoft di sektor AI. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.