Investasi Inggris 2026: Komitmen Rp90 Triliun untuk Proyek Strategis di Indonesia

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris pada Januari 2026 menghasilkan komitmen investasi yang sangat signifikan bagi Indonesia. Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi Inggris senilai empat miliar poundsterling, setara dengan Rp90 triliun.

Investasi itu akan diarahkan untuk berbagai proyek strategis yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Sebagian besar dari investasi tersebut akan digunakan untuk sektor maritim, dengan fokus pada rencana pembangunan 1.582 unit kapal nelayan. Proyek besar tersebut diperkirakan akan menciptakan sekitar 600 ribu lapangan pekerjaan baru di Indonesia, dengan 30 ribu di antaranya adalah awak kapal, dan sisanya akan tersebar di sektor produksi kapal serta sektor ekonomi lainnya.

Proyek itu diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan, tidak hanya bagi sektor maritim, tetapi juga bagi sektor-sektor pendukung lainnya.

Peluang Investasi Inggris 2026: Komitmen Rp90 Triliun untuk Perekonomian Indonesia

Selain sektor maritim, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan penting di bidang pendidikan tinggi. Indonesia menargetkan pembangunan sepuluh kampus baru yang akan berfokus pada pendidikan kedokteran serta bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Pemerintah Inggris juga berkomitmen untuk melakukan program pertukaran dosen dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia, yang diharapkan dapat meningkatkan peringkat universitas Indonesia di dunia.

Komitmen investasi dari Inggris ini tidak hanya akan meningkatkan infrastruktur di Indonesia, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Diharapkan, proyek-proyek ini dapat memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara serta memberikan dampak yang positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Investasi Inggris senilai Rp90 triliun yang dijanjikan pada 2026 mencakup sektor maritim dan pendidikan, membawa peluang besar bagi perekonomian Indonesia. Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mempercepat pembangunan infrastruktur serta pendidikan tinggi di Indonesia.

Demikian informasi seputar investasi Inggris senilai Rp90 triliun. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Target Investasi Cianjur Capai Rp2,6 Triliun pada 2026, Kok Bisa DPMPTSP Optimis?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur optimistis akan mencapai target investasi Cianjur sebesar Rp2,6 triliun pada tahun 2026. Optimisme ini muncul seiring dengan kemudahan perizinan yang terus dipercepat dan transparansi dalam proses administrasi.

Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Faizal, menyatakan bahwa target investasi 2026 ini mengalami kenaikan sekitar tujuh persen dibandingkan target 2025 yang sebesar Rp1,9 triliun.

Superi menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendukung iklim investasi yang sehat, melalui regulasi yang mendukung serta infrastruktur yang memadai.

“Kami memastikan bahwa tidak ada kendala dalam proses perizinan yang dapat menghambat masuknya investasi. Semua proses perizinan dilakukan secara terintegrasi melalui sistem OSS (Online Single Submission),” ujarnya.

Target Investasi Cianjur 2026: Peran Kemudahan Perizinan dan Infrastruktur Pendukung

Selain itu, pemerintah pusat baru saja merevisi Peraturan Pemerintah mengenai perizinan berbasis risiko, dari PP Nomor 5 Tahun 2021 menjadi PP Nomor 28 Tahun 2025. Perubahan ini memungkinkan terjadinya percepatan dan kemudahan dalam proses perizinan, yang tentunya akan memperlancar realisasi investasi di Cianjur.

Cianjur menawarkan berbagai peluang investasi yang menarik, terutama di sektor pariwisata, dengan berbagai destinasi wisata alam dan pantai yang potensial untuk dikembangkan. Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperbaiki infrastruktur, seperti kondisi jalan yang semakin baik, yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Cianjur.

Cianjur optimis bahwa dengan langkah-langkah ini, target investasi Cianjur yang lebih tinggi pada 2026 dapat tercapai. Dengan terus menggencarkan sosialisasi dan promosi, DPMPTSP berupaya menarik investor dari berbagai sektor untuk menanamkan modal di daerah ini.

DPMPTSP Cianjur menunjukkan optimisme yang besar dalam mencapai target investasi Rp2,6 triliun pada 2026. Melalui kemudahan perizinan, regulasi yang lebih baik, dan infrastruktur yang semakin mendukung, Cianjur diharapkan menjadi destinasi investasi yang menarik, terutama di sektor pariwisata. Percepatan proses perizinan dan promosi potensi daerah menjadi kunci sukses dalam mencapai target investasi tersebut.

Demikian informasi seputar target investasi Cianjur. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Kredit Investasi Danamon Tumbuh Pesat, Manufaktur Jadi Penopang Utama?

Kredit investasi Danamon menunjukkan kinerja yang semakin solid menjelang akhir 2025. Di tengah tren pemulihan ekonomi nasional, sektor manufaktur tampil sebagai pendorong utama pertumbuhan pembiayaan jangka panjang yang disalurkan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Data Bank Indonesia mencatat kredit investasi menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi di industri perbankan pada November 2025, yakni mencapai 17,8 persen secara tahunan. Angka tersebut jauh melampaui pertumbuhan kredit modal kerja dan kredit konsumsi yang masing masing berada di kisaran satu digit.

Sejalan dengan tren tersebut, Kredit Investasi Danamon tercatat mengalami lonjakan signifikan. Hingga September 2025, total penyaluran kredit investasi mencapai sekitar Rp33,5 triliun atau tumbuh hampir 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan jangka panjang dari dunia usaha.

Kredit Investasi Danamon Meningkat di Tengah Optimisme Usaha

Direktur Enterprise Banking and Financial Institution Danamon, Thomas Sudarma, menyampaikan bahwa sektor industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dalam pertumbuhan tersebut. Permintaan kredit dari pelaku manufaktur meningkat seiring rencana ekspansi kapasitas produksi dan modernisasi fasilitas usaha.

Selain manufaktur, Kredit Investasi Danamon juga disalurkan ke sektor perdagangan dan real estate. Kebutuhan pembiayaan jangka panjang di dua sektor ini tetap terjaga, terutama untuk mendukung pengembangan aset dan ekspansi jaringan bisnis.

Menurut manajemen Danamon, optimisme pelaku usaha didorong oleh stabilitas ekonomi nasional serta dukungan kebijakan pemerintah. Lingkungan usaha yang relatif kondusif membuat perusahaan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi jangka panjang.

Memasuki 2026, Danamon menilai peluang pertumbuhan Kredit Investasi Danamon masih terbuka. Namun, laju ekspansi akan tetap disesuaikan dengan strategi bisnis perseroan serta mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berkembang.

Pendekatan selektif dan pengelolaan risiko yang disiplin menjadi kunci agar pertumbuhan kredit tetap sehat dan berkelanjutan.

Kredit investasi di Danamon tumbuh kuat sepanjang 2025 dengan sektor manufaktur sebagai penopang utama. Prospek 2026 tetap positif dengan strategi pertumbuhan yang terukur. Demikian informasi seputar kredit investasi Danamon. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Angkutan Batu Bara: Larangan Penggunaan Jalan Umum di Sumsel Mulai 1 Januari 2026

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menegaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, angkutan batu bara tidak lagi diperbolehkan melalui jalan umum di wilayah tersebut. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil untuk mengatasi kemacetan dan pencemaran udara yang ditimbulkan oleh angkutan batu bara, yang sebagian besar melibatkan 22 perusahaan yang masih menggunakan jalan umum.

Menurut Deru, meskipun 60 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) beroperasi di Sumsel, sekitar 22 perusahaan masih melintas di ruas jalan umum, yang menyebabkan kemacetan parah di daerah seperti Kota Lahat hingga Tanjung Jambu, Kabupaten Lahat.

Lebih dari 50% dari perusahaan tersebut berkontribusi pada pencemaran udara dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tinggi.

Pembangunan Jalan Khusus untuk Angkutan Batu Bara di Sumsel

Sebagai solusi, Pemprov Sumsel mendorong pembangunan jalan khusus (hauling road) untuk angkutan batu bara. Saat ini, beberapa investor telah mulai membangun jalan tersebut, dan diperkirakan akan selesai pada 20 Januari 2026.

Salah satu jalan khusus yang sedang dibangun akan terhubung dengan jalan hauling milik PT Servo Lintas Raya (SLR) sepanjang 107 km, yang diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari angkutan batu bara terhadap infrastruktur jalan umum.

Meskipun demikian, selama proses pembangunan jalan khusus berlangsung, perusahaan yang masih menggunakan jalan umum akan diperbolehkan untuk melanjutkan operasionalnya, namun hasil produksi batu bara hanya boleh diangkut ke lokasi penyimpanan (stockpile) untuk menghindari gangguan terhadap lalu lintas umum.

Pemprov Sumsel telah mengambil langkah tegas untuk menghentikan penggunaan jalan umum bagi angkutan batu bara mulai 1 Januari 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan pencemaran udara yang diakibatkan oleh aktivitas angkutan batu bara.

Pembangunan jalan khusus untuk angkutan batu bara menjadi solusi utama yang dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas di wilayah Sumsel, serta mendorong operasional perusahaan batu bara untuk lebih ramah lingkungan.

Demikian informasi seputar kebijakan angkutan batu bara mulai 1 Januari 2026. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.