Tag Archives: IKN Nusantara

Temuan Belasan Tambang Ilegal di IKN, Pemerintah Tak Ada Pergerakan?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Mabes Polri untuk mengatasi aktivitas tambang ilegal di IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Terutama di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kalimantan Timur, yang saat ini tengah menjadi sorotan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) ESDM, Rilke Jeffri Huawe menyatakan bahwa pihaknya fokus pada aspek administratif dengan memberikan sanksi kepada pelaku tambang ilegal. Sementara itu, aspek pidana ditangani oleh Mabes Polri.

Penegakan hukum itu bertujuan untuk mencegah praktik serupa terulang di masa depan, serta memastikan keberlanjutan proyek IKN yang ramah lingkungan.

Modus Operandi Tambang Ilegal di IKN dan Dampaknya

Kasus tambang ilegal di IKN terungkap setelah adanya laporan masyarakat mengenai pengiriman batu bara dari kawasan konservasi. Batu bara tersebut disamarkan menggunakan dokumen palsu agar terlihat berasal dari tambang legal.

Aktivitas itu berisiko merusak hutan penyangga, mencemari sumber air, serta meningkatkan potensi bencana alam seperti banjir dan longsor di kawasan IKN.

Menurut data Satgas Tambang IKN, 15 kasus tambang ilegal tercatat pada 2023. Kerugian akibat penambangan ilegal ini diperkirakan mencapai Rp 5,7 triliun, dengan kerusakan hutan seluas 4.236 hektare. Aktivitas ilegal tersebut bertentangan dengan visi IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan, yang seharusnya mengutamakan kelestarian lingkungan.

ESDM bersama Polri berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan penegakan hukum dalam sektor pertambangan, terutama di sekitar IKN. Tujuan utama adalah untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di kawasan konservasi serta memastikan pembangunan IKN tidak tercemar oleh praktik ilegal yang merusak alam.

Pemerintah Indonesia, melalui ESDM dan Polri, semakin serius untuk memberantas tambang ilegal di IKN. Dengan penegakan hukum yang lebih ketat, diharapkan dapat mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut dan memastikan bahwa proyek IKN tetap sesuai dengan visi pembangunan berkelanjutan. Kerugian besar yang ditimbulkan dari tambang ilegal menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk bertindak tegas.

Demikian informasi seputar tambang ilegal di IKN. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.

Investasi Pembangunan IKN Nusantara Tahap VI, Realisasi Capai Rp1,75 T

Total investasi pembangunan IKN Nusantara yang sudah terealisasi mencapai Rp1,75 triliun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memimpin upacara peletakan batu pertama atau Groundbreaking Tahap VI pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 4 hingga 5 Juni 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai investor dari berbagai sektor yang menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan IKN Nusantara.

Pada sektor pendidikan dan riset, beberapa badan usaha telah memulai groundbreaking proyek mereka. Bina Bangsa School, sebuah Sekolah Internasional & Sport Center, menginvestasikan Rp150 miliar untuk membangun fasilitas di atas lahan seluas 1,88 hektar.

Universitas Gunadarma juga turut serta dengan Program Studi Doktor Internasional yang bekerja sama dengan perguruan tinggi dari Prancis, Slovakia, dan Swedia. Proyek ini memiliki estimasi investasi sebesar Rp75 miliar di atas lahan seluas 2,45 hektar.

Tidak ketinggalan, investasi pembangunan IKN Nusantara juga disusupi  oleh Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara yang melaksanakan groundbreaking dengan nilai investasi Rp150 miliar. Sekolah ini akan menyediakan jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna di atas lahan seluas 2,9 hektar.

Selain sektor pendidikan, kolaborasi antara Pertamina dan Bakrie Group untuk membangun Pusat Riset Energi Berkelanjutan ‘Nusantara Sustainability Hub’ juga menjadi sorotan. Proyek ini memiliki estimasi investasi sebesar Rp197,8 miliar di atas lahan seluas 2,4 hektar dan akan mencakup berbagai fasilitas seperti Pertamina Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, dan Pertamina Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon Technologies.

Pada sektor pendukung, Arena Lifestyle F&B dengan estimasi investasi Rp100 miliar di atas lahan seluas 0,84 hektar juga memulai groundbreaking. PLN Icon Plus mendirikan Central Telecommunication Office dengan estimasi investasi Rp1 triliun di atas lahan seluas 1,3 hektar.

Bank BTN turut berpartisipasi dengan mendirikan kantor perbankan serta penandatanganan nota kesepahaman program KPR dengan estimasi investasi Rp86 miliar di atas lahan seluas 0,9 hektar.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menyampaikan bahwa keberhasilan groundbreaking tahap VI ini mencerminkan minat dan keseriusan para investor dalam mendukung pembangunan IKN Nusantara.

“Groundbreaking tahap VI ini menunjukkan kontinuitas investasi di IKN, dan minat investor tetap terus diproses hingga terealisasi menjadi pembangunan yang nyata,” ujar Agung dalam keterangannya, Rabu (5/6).

Investasi pembangunan IKN Nusantara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan visi dan misi Nusantara sebagai kota hijau dan kota pintar. Kesuksesan groundbreaking ini tidak terlepas dari kontribusi para investor yang terus mendukung pembangunan infrastruktur di IKN.

Minat yang kuat dari para investor mendorong terealisasinya pembangunan yang signifikan, menjadikan IKN Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan dan modern.

Dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, investasi pembangunan IKN Nusantara diharapkan dapat terus berkembang dan membawa manfaat besar bagi Indonesia. Groundbreaking tahap VI ini menjadi langkah penting menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Ibu Kota Nusantara.

Demikian informasi seputar perkembangan investasi pembangunan IKN Nusantara. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di 8Detik.Com.